Selasa, 27 Januari 2026

Admin2

Damaskus Hadapi Tantangan Strategis Wilayah Timur


Pemerintah Suriah kini dihadapkan pada dua tantangan besar yang berkaitan dengan kontrol wilayah timur dan utara, khususnya di provinsi Hasakah. Pertama, adalah masalah infrastruktur vital yang rusak akibat konflik berkepanjangan dengan SDF dan elemen pro-PKK. Kedua, adalah kendali jalur perbatasan Semalka yang menjadi sumber pasokan strategis dari Kurdistan Irak ke wilayah SDF.


Sejumlah fasilitas minyak di Hasakah dan sekitarnya dilaporkan mengalami kerusakan serius. Aktivitas militer SDF dan PKK selama beberapa tahun terakhir telah mengakibatkan penurunan kapasitas produksi, sabotase peralatan, dan minimnya perawatan. Ladang-ladang ini menjadi sumber penting bagi pemulihan ekonomi nasional pascaperang.


Selain itu, bendungan-bendungan yang mengatur irigasi pertanian dan pasokan listrik juga mengalami kerusakan struktural. Kerusakan ini berdampak langsung terhadap masyarakat di hilir dan mengancam ketahanan pangan di wilayah tersebut.


Jaringan jembatan yang menghubungkan pedesaan dengan kota-kota utama pun tidak luput dari kerusakan. Banyak jembatan yang hancur akibat pertempuran atau pengeboman, sehingga mobilitas dan distribusi logistik terhambat.


Sektor transportasi udara juga mengalami kerusakan berat. Bandara-bandara di wilayah konflik tidak berfungsi optimal karena landasan pacu, terminal, dan fasilitas navigasi mengalami kerusakan. Qamishli menjadi salah satu contoh utama, di mana bandara diperkirakan memerlukan perbaikan besar jika kembali sepenuhnya ke kendali pemerintah.


Reuters melaporkan bahwa Rusia telah memulai penarikan pasukan secara bertahap dari Bandara Qamishli. Beberapa pasukan akan dipindahkan ke Hmeimim, sementara sisanya dipulangkan ke Rusia. Penarikan ini menandai perubahan penting dalam peta kehadiran militer asing di wilayah utara Suriah.


Kendaraan militer dan persenjataan berat Rusia terlihat dipindahkan ke Hmeimim, termasuk peralatan yang dimuat ke dalam pesawat angkut Il-76 dan helikopter Mi-8. Aktivitas ini menegaskan bahwa Qamishli tidak lagi menjadi prioritas utama bagi kehadiran militer Rusia.


Bagi pemerintah Suriah, berkurangnya kehadiran Rusia di Qamishli membuka peluang, tetapi sekaligus menambah beban pemulihan infrastruktur dan pengawasan wilayah. Semua tanggung jawab rekonstruksi kini berada sepenuhnya di tangan Damaskus.


Pemulihan fasilitas minyak, bendungan, jembatan, dan bandara menjadi ujian kemampuan pemerintah Suriah dalam memulihkan kedaulatan dan fungsi negara secara utuh. Tanpa perbaikan cepat, ketergantungan pada impor energi dan pangan akan berlanjut.


Di sisi lain, jalur perbatasan Semalka menjadi titik strategis yang menimbulkan kontroversi. Banyak pengamat menilai, jika Damaskus menutupnya lebih awal, aliran logistik SDF dari Kurdistan Irak bisa terputus dan memperlemah kelompok bersenjata secara signifikan.


Namun, keputusan untuk menutup Semalka tidak sesederhana itu. Jalur ini melibatkan kepentingan banyak pihak, termasuk Amerika Serikat, Irak, dan otoritas Kurdistan. Langkah sepihak dapat memicu konflik regional dan tekanan internasional.


Menutup Semalka terlalu cepat juga berisiko menyatukan suku Arab dan Kurdi di bawah SDF, memperkuat legitimasi kelompok tersebut, dan menimbulkan resistensi politik. Damaskus tampaknya memilih strategi menunggu momen yang tepat.


Kebijakan saat ini mencerminkan pendekatan bertahap. Pemerintah berusaha melemahkan posisi SDF melalui politik lokal, ekonomi, dan loyalitas suku, alih-alih dengan tekanan militer langsung di perbatasan.


Dengan cara ini, kota-kota besar seperti Hasakah dan Qamishli tetap berada di bawah pengawasan Damaskus secara politik, meski secara fisik masih dikuasai SDF. Strategi ini memungkinkan negara menghindari perang besar di kawasan padat sipil.


Analisis menunjukkan, Damaskus menunggu agar legitimasi SDF di pedesaan dan wilayah perbatasan melemah secara internal sebelum mengambil tindakan keras. Dengan kata lain, penutupan Semalka akan dilakukan ketika situasi mendukung, bukan berdasarkan keinginan cepat secara militer.


Skenario ini juga mengurangi risiko konfrontasi langsung dengan AS, yang selama ini menggunakan jalur perbatasan Semalka untuk suplai kepada SDF. Menutup jalur ini terlalu cepat dapat memicu krisis diplomatik serius.


Dari perspektif strategis, pendekatan Damaskus adalah menyeimbangkan antara pemulihan infrastruktur, kontrol wilayah, dan politik regional. Semua langkah harus memperhitungkan dampak jangka panjang terhadap stabilitas negara.


Kerusakan infrastruktur dan kontrol perbatasan yang masih lemah menandai fase kritis bagi Suriah. Kesuksesan pemerintah dalam memulihkan ladang minyak, bendungan, jembatan, bandara, dan jalur suplai akan menjadi indikator kemampuan negara mengonsolidasikan wilayahnya.


Sementara itu, keputusan menunggu waktu yang tepat untuk menutup Semalka menunjukkan bahwa Damaskus memahami kompleksitas geopolitik kawasan. Langkah yang terburu-buru dapat menjadi bumerang politik dan militer.


Akhirnya, pemerintah Suriah berada di persimpangan strategis. Pemulihan wilayah yang rusak dan pengendalian jalur perbatasan harus dilakukan seimbang agar kekuatan politik dan militer negara tetap terjaga, sambil menghindari eskalasi yang dapat membuka konflik baru.


Baca selanjutnya

Admin2

About Admin2

Terkenal dengan ragam kulinernya yang lezat, ibu kota Sumatera Utara ini juga merupakan kota terbesar yang berada di luar Pulau Jawa. Memiliki luas 265,1 kilometer persegi, letak Medan yang berada dekat dengan Selat Malaka menjadikannya sebagai kota perdagangan, bisnis, dan industri yang sangat penting di Indonesia.

Subscribe to this Blog via Email :
Perumahan Islami |   • Bisnis Bakrie |   • Bisnis Kalla |   • Rancang Ulang |   • Bisnis Khairul Tanjung |   • Chow Kit |   • Pengusaha |   • Ayo Buka Toko |   • Wisata |   • Medco |   • Fansur |   • Autopart |   • Rumpin |   • Berita Aja |   • SWPD |   • Polemik |   • Perkebunan |   • Trumon |   • Legenda Putri Hijau |   • Ambalat conflictTerumbu Karang |   • Budidaya Ikan Hias Air Tawar |   • Budidaya Sawit |   • FlyDubai |   • PT Skunk Engineering Jakarta |   • Sejarah |   • They Rape Aour Grandma |   • Museum Sumut |   • Sorkam |   • Study |   • Indonesian University |   • Scholarship in Indonesia |   • Arabian InvestorsD-8 |   • BRIC-MIT |   • Negeriads-ku |   • Panen Iklan |   • PPC Indo |   • Adsensecamp |   • PPCMuslim |   • Iklan-ku |   • Iklan Buku |   • Internet Desa |   • Lowongan Kerja |   • Cari Uang Online |   • Pengusaha Indonesia |   • Indonesia Defense |   • Directory Bisnis |   • Inpire |   • Biofuel |   • Innovation |  
loading...